Home

Senin, 07 November 2022

Kabel STP dan UTP


 Kabel UTP

Apa itu kabel UTP?

Kabel UTP ( Unshielded Twisted Pair ) adalah kabel yang khusus untuk transmisi data, UTP terdiri dari 4 pasang (biru, oranye, hijau, dan coklat) kabel yang dipilih menurut aturan tertentu dan digunakan untuk mentransfer/menerima data.

Apa Fungsi Kabel UTP?

Fungsi kabel UTP yaitu dapat digunakan sebagai kabel untuk jaringan Local Area Network (LAN) pada sistem network/jaringan komputer, dan umumnya kabel UTP memiliki impedansi kurang lebih 100 ohm, dan juga dibagi menjadi kedalam beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.cccv

bahan bahan yang di perlukan untuk membuat kabel UTP

1. Tang Crimping

Tang Crimping digunakan untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor RJ45, dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengcrimping kabel, alat ini bentuknya hampir sama dengan tang biasa yang sering kita lihat atau temui.

2. Kabel UTP

 Kabel UTP di gunakan untuk menghubungkan antar komputer sehingga dapat saling terhubung dan saling berkomunikasi. Dalam kabel UTP ini terdapat 8 helai kabel kecil yang berwarna­warni yang tentunya mempunyai fungsi masing­masing.

3. Konektor RJ-45

Konektor adalah alat yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN. Konektor RJ­45 harus dipasangkan pada ujung kabel UTP apabila tidak maka Kabel UTP tidak akan berguna.

4. LAN Tester

 LAN Tester adalah alat untuk menguji hasil crimping kabel, kalau crimpingan salah maka lampu di LAN Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil crimpingan kita sudah benar maka lampu di LAN Tester akan menyala dengan otomatis, jadi alat ini sangat berguna bagi kita untuk mengetahui hasil crimpingan kita.

Cara Membuat kabel UTP Straight

1. Kupas bagian ujung kabel UTP, kira­kira 2 cm, lihat gambar berikut ini.

2. Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar gambar.

3. Setelah urutannya sesuai standar untuk pembuatan kabel UTP Straigth , sekarang potong dan ratakan ujung kabel, jika belum terlihat rata luruskan kembali dan potong dengan cutter tang crimping agar kabel terlihat lurus dan rapi.

4. Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ­45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar dengan posisi sebagai berikut :

5. Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ­45 sudah “menggigit” tiap­tiap kabel, biasanya akan terdengar suara “klik” pada saat tang crimping di tekan kuat ke RJ45, lihat gambar berikut ini.

6.Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain dengan cara yang sama.

7. Langkah terakhir adalah mengecek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing­masing ujung kabel (konektor RJ­45) ke masing­masing port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.

Fungsi  Kabel UTP Straight

kabel straight berfungsi sebagai penghubung dua perangkat berbeda.

Bahan bahan yang di perlukan untuk membuat Kabel UTP cross-over

  1. -Kabel UTP.
  2. -Tang Crimping.
  3. -Konektor RJ 45.
  4. -Lan Tester.

Cara Membuat Kabel Cross-Over

Jika peralatan yang diperlukan sekiranya sudah siap, kita bisa langsung membuat kabelnya.

1. Jika kamu menyediakan pelindung konektor, dahulukan untuk memasukannya ke kabel. Karena sangat tidak memungkinkan memasukan pelindung tersebut belakangan.

2. Potong / kupas pelindung kabel antara 1,5 – 2 cm saya rasa sudah cukup. Memotongnya menggunakan tang crimping saja, karena biasanya sudah dilengkapi dengan alat pemotong di bagian tengahnya.


3. Biasanya kabel dalam kondisi terlilit. Maka dari itu, uraikan dahulu kabel-kabel kecilnya, kemudian susun sesuai dengan standar urutan yang berlaku.

Ingat ada dua jenis urutan, TIA568A dan TIA 568B. Karena kita membuat kabel cross-over, maka salah satu ujunga harus menggunakan susunan A dan ujung satunya menggunakan susunan B.

Jika susunan sudah benar, kamu bisa meluruskan setiap kabelnya, agar lebih rapi dan dapat terlihat jika terdapat kabel yang lebih panjang dan pendek. Untuk meratakan panjang kabel, gunakan pemotong yang ada di tang crimping, usahakan ujung kabelnya sama rata.

4. Kemudian masukan kabel-kabelnya ke konektor RJ-45. Posisi RJ-45 yang benar saat memasukan adalah pin emasnya harus menghadap wajah kita.


5. Kemudian dorong sedikit kabelnya agar bisa lebih masuk ke dalam konektor. Kondisi kabel yang baik adalah seperti gambar di bawah ini, dimana pelindung kabel berada di dalam konektor (tidak berada di luar) dan semua ujung kabel-kabelnya menyentuh dinding ujung konektor (sampai mentok pokoknya).

6. Jika kabel dan konektor sudah dalam kondisi siap, kita press konektor bersamaan kabelnya menggunakan tang crimping. Saat melakukan crimping, kabelnya juga sambil di dorong agar tidak meleset.

7. Untuk ujung yang satunya silahkan lakukan dengan cara yang sama, namun dengan jenis urutan kabel yang berbeda. Jika yang pertama tadi sudah menggunakan tipe TIA568A, maka ujung yang satunya menggunakan TIA568B.

Nah, jika kabel sudah jadi, tes dulu kualitasnya menggunakan LAN tester. Jika kamu tidak memiliki LAN tester, langsung saja mengujinya dengan memasukan kabel yang dibuat tadi ke LAN card, cara ini membutuhkan minimal dua komputer. Saat dicolokan ke LAN Card, perhatikan lampu LED-nya.

fungsi kabel UTP Cross-over

Kabel cross berfungsi untuk menghubungkan dua perangkat yang sama.


 Kabel STP

Apa itu kabel STP?

pengertian kabel STP (Shielded Twisted Pair)secara sederhana adalah sebuah kabel twister pair yang terbuat dari tembaga dengan adanya 2 pembungkus. Jadi, setiap bagiannya memiliki pelindung yang terbuat dari timah yang setiap pasangnya pasti dilapisi lagi oleh pelindung yang terbuat dari plastik.

Fungsi Kabel STP

Fungsi kabel STP ini sendiri tidak jauh beda dengan kabel UTPKabel STP ini paling cocok digunakan untuk lokasi outdoor.

Susunan Kabel Straight dan Cross Dalam Jaringan
  • Putih orange.
  • Orange.
  • Putih biru.
  • Biru.
  • Putih hijau.
  • Hijau.
  • Putih coklat.
  • Coklat.




Fungsi Warna Kabel UTP

Berikut ini merupakan fungsi warna kabel UTP beserta kegunaannya masing – masing.

  • Orange : Kabel berwarna Orange berfungsi sebagai media penghantar paket data.
  • Putih Orange : Kabel berwarna  Putih Orange berfungsi sebagai media penghantar paket data.
  • Hijau : Kabel berwarna  hijau berfungsi sebagai media penghantar paket data.
  • Putih Hijau : Kabel berwarna putih hijau berfungsi sebagai media penghantar paket data.
  • Biru : Kabel berwarna biru berfungsi sebagai media penghantar paket suara.
  • Putih Biru : Kabel berwarna putih biru berfungsi sebagai media penghantar paket suara.
  • Cokelat : Kabel berwarna cokelat berfungsi untuk menghantarkan tegangan DC.
  • Putih Cokelat : Kabel berwarna putih cokelat berfungsi untuk menghantarkan tegangan DC.










Jumat, 30 September 2022

perangkat komputer & perangkat jaringan

Apa Itu Perangkat Komputer

Perangkat keras komputer adalah bagian dari sistem komputer sebagai perangkat yang dapat diraba, dilihat secara fisik, dan bertindak untuk menjalankan instruksi dari perangkat lunak (software). Perangkat keras komputer juga disebut dengan hardware. Hardware berperan secara menyeluruh terhadap kinerja suatu sistem komputer. 

Cara Kerja Perangkat Keras Komputer (Hardware)

Hardware secara fundamental mempunyai bagian non-fisik yang disebut firmware. Firmware berfungsi sebagai penyedia instruksi dasar yang dapat dilakukan sebuah hardware. Firmware disimpan dalam chip memori khusus pada suatu hardware yang dapat berupa ROM atau EEPROM. Firmware berupa sebuah perangkat lunak kecil (software) yang biasanya ditulis dalam bahasa pemrograman rendah untuk menghasilkan instruksi dasar yang dapat digunakan oleh hardware bersangkutan secara cepat. Instruksi dasar ini dapat dibedakan menjadi 3 yaitu,

  1. Instruksi Dasar Input

    Instruksi dasar input adalah instruksi yang dapat memberikan informasi kepada perangkat lunak lainnya yaitu sistem operasi dengan perantara driver. Hal ini terjadi saat pengguna berinteraksi dengan hardware bersangkutan. Misalnya mengetik dengan keyboard, menggeser mouse, dan lain-lain.

  2. Instruksi Dasar Proses

    Instruksi dasar proses adalah instruksi yang berperan sebagai penengah proses input atau output yang dilakukan suatu hardware (tidak keduanya). Instruksi dasar proses yang dimaksud adalah instruksi yang hanya terjadi dalam suatu hardware atau bukan dalam sistem komputer secara utuh.

  3. Instruksi Dasar Output

    Instruksi dasar output adalah instruksi yang dipanggil oleh perangkat lunak lainnya yaitu sistem operasi dengan perantara driver. Hal ini terjadi saat ada perintah untuk menggunakan hardware tersebut dari pengguna. Misalnya memutar video dengan monitor, mencetak dokumen dengan printer, dan lain-lain


Jenis-Jenis Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya

1.Perangkat Keras Input

Keyboard adalah perangkat input utama sebuah sistem komputer yang terdiri dari tombol-tombol untuk mengoperasikan komputer. Keyboard dapat digunakan untuk melakukan input data secara menyeluruh pada sistem komputer.


KEYBOARD


Mouse adalah perangkat peripheral komputer yang digunakan untuk melakukan input data berupa gerakan kursor, klik, dan scroll. Mouse pada awalnya menggunakan bola untuk melakukan gerakan kursor, seiring perkembangan teknologi digunakan sensor cahaya untuk mendeteksi pergerakan.


MOUSE

ROM-Drive adalah perangkat keras input yang dapat membaca inputan data dari kepingan digital berupa CD atau DVD. Perangkat ini biasanya digunakan untuk menginstal sistem operasi atau software. Terdapat beberapa jenis ROM-Drive yaitu DVD-ROM dan CD-ROM dengan kemampuan R (read:hanya bisa membaca) atau RW (bisa read:membaca dan write:menulis). Sekarang beberapa jenis komputer jinjing (laptop) tidak menyediakan ROM-Drive, sehingga instalasi sistem operasi dilakukan dengan flashdisk bootable.

ROM-DRIVE

2.Perangkat Keras Proses

Prosesor adalah perangkat keras proses utama yang merupakan komponen circuit elektronik yang dapat melakukan eksekusi komputasi logika, aritmatika, sistem kontrol, dan input/output (I/O) spesifik berdasarkan instruksi yang diperintahkan pengguna. Hampir seluruh proses di dalam suatu sistem komputer dilakukan oleh prosesor. Prosesor juga disebut dengan CPU (Central Processing Unit).



Prosesor/CPU


Motherboard adalah perangkat keras yang berupa papan circuit yang menghubungkan setiap perangkat keras pada sistem komputer dan dilengkapi dengan chip BIOS (Basic Input Output System). Perangkat ini juga disebut papan induk atau mainboard. Terdapat banyak port-port di motherboard untuk menghubungkan berbagai hardware dalam sistem komputer.



MAINBOARD

VGA (Video Graphics Array) adalah perangkat keras yang digunakan untuk melakukan proses visualisasi data dalam bentuk grafis. Perkembangan VGA yang sangat pesat, mendukung perkembangan industri game dan CAD.

VGA CARD



3.Perangkat Keras Output
Monitor adalah perangkat output yang digunakan untuk menampilkan hasil proses data grafis dari VGA. Data yang ditampilkan menyediakan informasi berupa video.


MONITOR

Speaker adalah perangkat output yang digunakan untuk mengeluarkan hasil pemrosesan kartu suara berupa suara.


SPEAKER

Proyektor adalah perangkat output yang digunakan untuk menampilkan gambar di layar proyeksi dengan menggunakan elemen optik.


 PROYEKTOR

APA ITU PERANGKAT JARINGAN?

Perangkat jaringan komputer adalah alat pendukung untuk menjalankan tranformasi data sehingga perangkat bersangkutan dapat beroperasi. 

Sebuah komputer yang digunakan biasanya memerlukan beberapa alat sebagai pengirim data, misalnya router, wireless, wireless card, lan card dan masih banyak lagi yang lainnya.

Contoh Perangkat Jaringan Komputer

1.ROUTER

ROUTER ADALAH sebuah perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan atau lebih sehingga pengiriman data dari satu perangkat ke perangkat lain bisa diterima. Router itu bisa menghubungkan network / jaringan yang menggunakan topologi seperti bus, star dan ring.


ROUTER

2.Modem

Modem merupakan perangkat keras yang dapat menghantarkan perubahan data sinyal menjadi analog untuk selanjutnya kembali menjadi data sinyal digital sehingga komputer dapat dijalankan. Biasanya ketika modem mendapatkan sinyal analog maka ia akan merubahnya menjadi signal digital dan menghantarkannya ke komputer.


MODEM

3.Konektor

Konektor merupakan sebuah alat yang menghubungkan kabel dengan Network Adaptor. Keberadaan konektor ini juga sangat vital bagi perangkat komputer sebab jika tidak ada alat tersebut maka komputer juga tidak dapat dioperasikan dengan semestinya.

Ada beberapa jenis konektor yang biasa terpasang pada perangkat komputer, diantaranya ialah:
• Konektor RJ-45 digunakan untuk Kabel UTP
• Konektor BNC/T digunakan untuk Kabel Coaxial
• Konektor ST digunakan untuk Kabel Fiber Optic.


KONEKTOR

4.Switch

Switch merupakan sebuah hardware yang fungsinya hampir sama dengan HUB, ia bisa membagi-bagi jaringan lokal ke banyak perangkat komputer. Sementara fungsi utamanya switch ini ialah untuk menerima sinyal, mengirimkan data jaringan dari server ke jaringan perangkat lain.









Selasa, 27 September 2022

IPV4 & IPV6

 PENGERTIAN,PERBEDAAN/PERBANDINGAN,FUNGSI SERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA


1.APA ITU IPV4?

 Internet Protocol version 4 atau IPv4 adalah versi pertama IP address yang paling banyak digunakan. Versi ini mengutamakan alur pengiriman data yang paling memungkinkan, tapi tidak menjamin kualitas pengiriman data atau layanan.

Artinya, pengguna mungkin menjumpai lagging dan masalah lain yang mungkin terjadi karena naik turunnya beban traffic internet pada saat ini.

IPv4 juga merupakan protokol tanpa koneksi, yang berarti pengiriman paket data akan tetap dilakukan tanpa harus memastikan apakah perangkat yang dituju sudah siap. Keunggulan IPv4 adalah protokol ini bisa mengirimkan paket melalui jalur alternatif apabila koneksi sedang terhambat atau router mengalami masalah.

2.APA ITU IPV6?

Internet Protocol versi 6 atau IPv6 adalah versi terbaru IP address, yang juga disebut sebagai Internet Protocol Next Generation (IPng). Fungsinya mirip dengan Internet Protocol versi 4 (IPv4), yang menyediakan alamat khusus bagi semua perangkat yang terhubung ke internet. Namun, tidak seperti IPv4, IPv6 menggunakan alamat 128-bit.

Ruang alamat 128-bit memungkinkan sekitar 340 undecillion alamat atau 1.028 kali lebih banyak daripada IPv4.

PERBEDAAN IPV4 & IPV6

Pada dasarnya, perbedaan IPv4 dan IPv6 terletak pada format dan ukurannya, di mana IPv4 merupakan alamat numerik (hanya angka) 32-bit, sementara IPv6 merupakan alamat alfanumerik (berisi huruf) berukuran 128-bit.

PerbedaanIPv4IPv6
Ukuran alamat32-bit.128-bit.
Jumlah bidang header12.8.
Panjang bidang header20 byte.40 byte.
Metode addressingIPv4 hanya alamat numerik.IPv6 berupa alamat alfanumerik.
Jenis alamatBroadcast, multicast, dan unicast.Anycast, multicast, dan unicast.
Bidang checksumAda.Tidak ada.
Jumlah kelasLima kelas yang berbeda, dari A sampai E.Jumlah IP address tidak terbatas.
KonfigurasiPengguna harus mengonfigurasi sistem baru agar IPv4 bisa berkomunikasi dengan sistem lain.Konfigurasi opsional, bergantung pada fungsi yang diperlukan.
Dukungan subnet mask panjang virtual (VLSM)Mendukung VLSM.Tidak mendukung VLSM.
Routing information protocol (RIP)IPv4 didukung oleh RIPv1 dan RIPv2.IPv6 didukung oleh RIPng.
Konfigurasi jaringan Jaringan dikonfigurasi secara manual atau melalui DHCP.IPv6 memiliki kemampuan konfigurasi otomatis.
Fitur alamatIPv4 menggunakan Network Address Translation (NAT); satu alamat NAT bisa mewakili ribuan alamat yang tidak bisa dirutekan.IPv6 mendukung direct addressing karena ruang alamatnya yang luas.
Address maskDigunakan untuk jaringan yang ditentukan dari bagian host.IPv6 tidak menggunakan address mask.
Konfigurasi alamatSecara manual atau melalui DHCP.Konfigurasi otomatis alamat stateless menggunakan Internet Control Message Protocol versi 6 (ICMPv6) atau DHCPv6.
Ukuran paketUkuran paket minimum 576 byte. Ukuran paket minimum 1208 byte.
Fragmentasi paketDilakukan oleh pengirim dan router yang meneruskan.Hanya dilakukan oleh router pengirim.
Header paketIPv4 tidak mengidentifikasi aliran paket untuk penanganan QoS, termasuk opsi checksum.Bidang Flow Label menentukan aliran paket untuk penanganan QoS.
SNMPDukungan disertakan.Tidak didukung.
Mobilitas dan interoperabilitas Menggunakan topologi jaringan yang relatif terbatas, membatasi mobilitas dan kemampuan interoperabilitas.IPv6 menyediakan kemampuan mobilitas dan interoperabilitas yang disertakan dalam perangkat jaringan.
DNS RecordIPv4 memiliki A record.IPv6 memiliki AAAA record.
KeamananKeamanan IPv4 bergantung pada aplikasi.IPv6 memiliki Internet Protocol Security (IPSec) bawaan.
Manajemen grup subnet lokalIPv4 menggunakan Internet Group Management Protocol (IGMP).IPv6 menggunakan Multicast Listener Discovery (MLD).
MappingIPv4 menggunakan Address Resolution Protocol (ARP).IPv6 menggunakan proses Neighbor Discovery (ND) untuk resolusi alamat.
Kompatibilitas perangkat seluler Alamat IPv4 menggunakan notasi titik-desimal, sehingga kurang cocok untuk jaringan seluler.Alamat IPv6 menggunakan notasi heksadesimal dan dipisahkan titik dua. Jadi, IPv6 lebih cocok untuk menangani jaringan seluler.
Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)Pengguna harus melibatkan DHCP saat mencoba terhubung ke jaringan.Pengguna tidak perlu menghubungi server mana pun karena diberi alamat permanen.
Bidang opsionalAda.Tidak ada, tapi memiliki header ekstensi.

FUNGSI IPV4

Keunggulan IPv4 adalah protokol ini bisa mengirimkan paket melalui jalur alternatif apabila koneksi sedang terhambat atau router mengalami masalah. Versi IP ini menggunakan alamat 32-bit, yaitu format yang paling umum untuk IP address saat ini.

FUNGSI IPV6

fungsi IPv6 adalah untuk memenuhi kebutuhan yang lebih banyak akan alamat IP di internet.

APA SAJA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN IPV4 & IPV6 ?

KELEBIHAN IPV4

  • Ukuran paket pada link layer tidak batasannya dan harus dapat menyusun kembali paket yang berukuran sebesar 576 byte
  • Rute informasi yang dikelola tidak memerlukan keseluruhan 32-bit, tetapi hanya beberapa bagiannya saa.

Sehingga ukuran informasi ukuran yang disimpan di dalam router menjadi lebih kecil.

KEKURANGAN IPV4

  • Harus dikonfigurasi secara manual atau dengan DHCP IPv4
  • Dukungan terhadap IPsec hanya bersifat opsional, tidak wajib
  • Hanya memiliki kapasitas penyimpanan alamat sebanyak 4 miliar, tetapi nyatanya tidak mencapai 4 miliar karena terdapat beberapa pembatasan.


KELEBIHAN IPV6

  • Cepat, karena IPv6 tak lagi bergantung kepada Network Address Translation (NAT) sehingga mempercepat proses pengiriman data. Terlebih lagi jika pada perangkat mobile akan dapat lebih cepat karena koneksinya tidak harus melewati NAT.
  • Efektif, karena ukuran routing table lebih kecil dibanding IPv4, maka proses routing dapat lebih sistematis dan tentunya efektif.
  • Aman, IPv6 sudah dapat menghindari serangan ke ARP (address resolution protocol) yang dapat mengalihkan lalu lintas jaringan kemudian mengalihkannya.
  • Hemat Bandwidth, penggunaan bandwidth dapat lebih hemat karena sudah mendukung multicast.
  • Konfigurasi yang Mudah, IPv6 sudah mendukung konfigurasi secara otomatis, sehingga dapat lebih memudahkan dan menghemat waktu.

KEKURANGAN IPV6

  • Kompabilitas yang masih rendah, sebagian besar perangkat masih menggunakan IPv4 ketika mengakses internet.

Tentu akan membutuhkan pembaruan perangkat yang mendukung IPv6 untuk dapat menggunakan IPv6.

  • Transformasi yang lambat, IPv6 memang diperkenalkan secara luas pada tahun 1995, tetapi besaran pengguna di dunia hanya sebesar 35% saja.






Kamis, 15 September 2022

MICROWAVE LINK

 Dasar TJKT - Perkembangan Teknologi Microwave Link Pada Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi


1. Mengenal Microwave Link

Jika kita jalan-jalan dan melihat tower Base Transceiver Station (BTS) dan terdapat seperti Gendang itu bisa disebut dengan, Microwave Link.

Microwave Link merupakan sistem komunikasi yang menggunakan gelombang radio dalam berkomunikasi. Rentang frekekuensi gelombang mikro digunakan untuk mengirimkan informasi antara dua lokasi. Microwave Link banyak digunakan di dalam industri. Seperti dalam penyiaran menggunakan tautan gelombang mikro untuk mengirim informasi atau program dari studio ke lokasi pemancar yang bisa jadi jarak nya ber mil - mil.

Selain itu dengan teknologi ini penyedia layanan internet nirkabel menggunakan tautan gelombang mikro untuk menyediakan akses internet dengan kecepatan tinggi tanpa menggunakan koneksi kabel. Perusahaan telepon juga menggunakan untuk mentransmisikan panggilan antara pusat switching melalui tautan gelombang mikro.

Antena Microwave - memiliki fungsi untuk menerima serta memancarkan gelombang micro / radio dari BTS ke Base Station Controller (BSC), atau juga dari Base Transceiver Station (BTS) ke Base Transceiver Station (BTS).

Microwave System - dalam microwave system ini dibagi menjadi dua bagian yaitu indoor unit dan outdoor unit. Indoor unit berada di dalam shelter dan Outdoor unit itu berada dan melekat pada antena Microwave.

Tautan gelombang mikro sangat mudah beradaptasi karena tautan tersebut adalah broadband. Broadband merupakan jangkauan frekuensi yang begitu luas yang digunakan untuk mengirim data atau menerima data, selain itu merupakan koneksi internet transimisi data yang berkecepatan tinggi.

2. Komponen Microwave Link

Di dalam Microwave Link terdapat beberapa komponen, berikut ini adalah komponen utama dari Microwave Link :


  • Indoor Unit (IDU)
    • berfungsi sebagai modulator-demodulator signal. Selain itu juga berfungsi sebagai forward error correction (FEC). Indoor unit biasanya di letakan dalam gedung.
  • Outdoot Unit (ODU)
    • berfungsi untuk melakukan konversi signal digital termodulasi yang mempunyai frekuensi dari rendah ke frekuensi tinggi. Daya Outdoor Unit dicatu dari Indoor unit melalui kabel koaksial. 
  • Antena
    • antena berguna untuk mentransfer energi elektromagnetik dari ruang bebas ke saluran transimisi dan sebaliknya.
  • Waveguide
    • berguna untuk meminimalisir redaman (loss) yaitu salah satu kunci dari link microwave.
  • Menara
    • Digunakan untuk menompang Microwave Antena, perhitungan dalam jumlah antena dan beban total harus benar agar tidak melampaui kapasitas beban maksimum dari menara. 

    3. Saluran Pada Microwave Link

    Berikut ini beberapa saluran pada Microwave Link, saluran microwave dapat di bagi menjadi 3 kategori yaitu :

    • Long Haul
      • Long Haul memiliki frekuensi kerja 2-10GHz, dan pada kondisi iklim dan frekuensi yang normal dapat menempuh hingga rentang 45km - 80km. Frekuensi yang dipergunakan yaitu 2, 7, dan 10 GHz.
    • Medium Haul
      • Medium Haul memiliki frekuensi kerja 11-20GHz, panjang hop antara 40km dan 20km. Frekuensi yang digunakan adalah 13, 15, dan 18 GHz.
    • Short Haul
      • Short Haul menjangkau jarak paling pendek, dan bekerja pada jangkauan frekuensi tinggi (23-58 GHz). Frekuensi yang digunakan adalah 23, 26, 27, 38, 55 dan 58 GHz. 


    4. Definisi dan Singkatan Jaringan Microwave Link

    - Backbone telekomunikasi adalah komunikasi radio terestrial yang dipakai untuk kapasitas besar (SDH STM-1).
    - Transmision Link adalah komunikasi radio terestrial yang dipakai untuk kapasitas kecil dan menengah.
    - Microwave Link adalah sistem komunikasi radio titik ke titik (point to point) melalui gelombang mikro yang antara lain digunakan pada sistem backbone telekomunikasi, dan transmision link, serta mempunyai fungsi untuk mentransmisikan informasi dari satu stasiun/titik ke stasiun/titik lain (point to point).
    - Studio Transmitter Link adalah komunikasi dari titik ke titik (point to point) yang menghubungkan stasiun penyiaran (studio) dari suatu lembaga penyiaran ke sarana pemancar dan/atau sarana transmisi (transmitter) untuk menyalurkan siaran.
    - Spurious Emission adalah emisi gelombang radio di luar bandwidth yang ditentukan.
    - Antena merupakan sub perangkat radio yang berfungsi untuk memancarkan atau menerima suatu sinyal frekuensi radio.

    - ATM : Asynchronous Transfer Mode
    - BER : Bit Error Rate
    - CBR : Constant Bit Rate
    - CS : Channel Separation
    - dB : Decibel
    - dBm : Decibel mili
    - EWS : Engineering Work Station
    - GE : Gigabit Ethernet
    - GUI : Graphical User Interface
    - HDB3 : High Density Bipolar 3
    - IDU : Indoor Unit
    - IP   : Internet Protocol
    - ODU : Outdoor Unit  
    - PDH : Plesiochronous Digital Hierarchy
    - PSK : Phase-Shift Keying
    - QAM : Quadrature amplitude modulation
    - QPSK : Quadrature Phase-Shift Keying
    - RIC : Radio Interface Capacities
    - RSL : Receive Input Signal Level
    - SDH : Synchronous Digital Hierarchy
    - STM : Synchronous Transport Module
    - TDM : Time-Division Multiplexing
    - UBR : Unspecified Bit Rate
    - VBR-rt : Variable Bit Rate – real time

    KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MICROWAVE LINK

    Kelebihan Microwave Link : 

    1) Dapat membawa jumlah data yang besar.

    2) Biaya murah karena setiap tower antena tidak membutuhkan lahan yang luas

    3) Bandwidth lebar

    4) Mudah dalam instalasi.

    Kekurangan Microwave Link :

    1) Jarak jangkauan terbatas

    2) Rentan terhadap cuaca seperti hujan.

    3) Rawan interferensi RF. Bandpass filter adalah filter yang dapat memblokir komponen frekuensi rendah yang tidak diinginkan dari sebuah sinyal komplek saat melewati frekuensi tertinggi.


    JIKA ADA YANG KURANG DI MENGERTI, SILAKAN TANYAKAN SAJA



     


    Selasa, 13 September 2022

    Fiber Optik

     


    FIBER OPTIC

    kabel Fiber Optik adalah jenis kabel yang berfungsi mengubah sinyal listrik menjadi cahaya dan mengalirkannya dari satu ke titik yang lain. Bahan utama dari kabel jenis Fiber Optik ini adalah dari serat kaca dan plastik yang sangat halus, bahkan lebih halus dari sehelai rambut manusia. Beda halnya dari kabel lain yang memakai bahan dari tembaga.

    Pada dasarnya fungsi dari kabel Fiber Optik sama seperti jenis kabel yang lain yakni menghubungkan antar komputer atau pengguna satu sama lain dan dalam lingkup jaringan tertentu.

    Yang menjadi pembeda adalah kecepatan akses yang tinggi serta kemampuan transfer data lebih cepat. Untuk kecepatan pengiriman data bisa sampai kisaran Gigabit per detiknya. Selain itu karena tidak membawa listrik kabel jenis ini juga tida terpengaruhi gangguan elektromagnetik sehingga stabil dalam penggunaannya.

    Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik

    Kelebihan Fiber Optik:

    1. Jenis kabel Fiber Optik ini memiliki kemampuan mengantarkan data dengan kapasitas besar serta jarak transmisi yang sangat jauh. Dengan kapasitas Gigabyte per detik maka memberikan kebebasan bagi perusahaan – perusahaan internet dan telepon memilih bandwith tinggi.
    2. Meskipun memiliki kemampuan yang besar bentuk fisik dari kabel ini lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis lain karena bahannya dari serat kaca dan plastik. Hal ini memungkinkan tersedianya ruang yang cukup besar.
    3. Karena tidak menggunakan arus listrik kabel Fiber Optik ini bebas dari gangguan sinyal elektromagnetik, sinyal radio, serta mempunyai ketahanan yang cukup kuat juga sehingga banyak digunakan perusahaan – perusahaan besar.
    4. Meskipun memiliki kecepatan akses yang tinggi namun tetap kemungkinan hilangnya data sangatlah rendah, jadi anda tidak perlu mengkhawatirkan validitas data.
    5. Karena tidak menggunakan listrik maka kemungkinan adanya konsleting juga tidak akan terjadi, jadi dalam hal keamanan juga sangat terjamin.

    Kekurangan Fiber Optic

    1. Kekurangan terbesar dari kabel Fiber Optik adalah harganya yang cukup tinggi, hal ini sangatlah wajar mengingat bahan – bahan yang digunakan serta pemasangannya. Oleh sebab itu pengguna kabel jenis bukanlah sembarangan melainkan perusahaan atau penyedia jasa komunikasi yang memang menginginkan akses lebih cepat.
    2. Selain memakan biaya besar pada saat pemasangan, untuk perawatan Fiber Optik pun juga memerlukan biaya yang tidak sedikit melihat alat – alat yang digunakan juga tidaklah murah.
    3. Perhatikan juga penempatan kabel Fiber Optik, biasanya dipasang pada jalur yang berbelok atau yang memiliki sudut melengkung agar proses berjalannya gelombang bisa lebih lancar atau tidak terhambat.

    Komponen fiber optic:

    1. Bagian Inti (Core)

    Bagian inti fiber optik (core) adalah area cahaya ditransmisikan, bagian ini terbuat dari kaca yang halus dengan diameter hingga mikro meter, bahkan lebih kecil dari sehelai rambut manusia. Tergantung dari jenis serat optiknya, core memiliki diameter sekitar 2 µm-50 µm.

    Ukuran core cukup berpengaruh pada kualitas dan kemampuan kabel fiber optik dalam mentransmisikan data melalui gelombang cahaya. Fungsi utama dari bagian inti ini adalah sebagai tempat perambatan cahaya, sehingga proses pengiriman cahaya dapat dilakukan.

    2. Bagian Cladding

    Bagian cladding ini melapisi inti secara langsung untuk melindungi inti tersebut. Biasanya, cladding terbuat dari silikon dengan ukuran diameter 5 µm sampai 250 µm. Namun tak hanya melindungi, bagian ini juga punya peranan dalam proses mentransmisikan gelombang cahaya.

    3. Bagian Coating/Buffer

    Coating adalah mantel elastis yang melindungi bagian cladding dan core. Bahannya terbuat dari plastik elastis sehingga dapat mencegah serat kaca halus pada bagian core pecah saat ditekuk. Selain itu bagian ini cukup berperan dalam pengaruh kelembapan udara dalam kabel. Coating dibuat dengan warna yang bervariasi untuk mempermudah penyusunan urutan core.

    4.Bagian Strength Member & Outer Jacket

    Lapisan ini merupakan bagian yang sangat penting karena menjadi pelindung utama dari sebuah kabel fiber optik. Lapisan strength member dan outer jacket adalah bagian terluar dari fiber optik yang melindungi inti kabel dari berbagai gangguan fisik secara langsung.







    Cara Kerja Fiber Optik

    Pada prinsipnya fiber optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat di dalamnya. Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap (loss akibat absorbtion material) oleh fiber optik.
    Untuk mengirimkan percakapan-percakapan telepon atau internet melalui fiber optik, sinyal analog di ubah menjadi sinyal digital. Sebuah laser transmitter pada salah satu ujung kabel melakukan modulasi salah satunya dengan teknik on/off untuk mengirimkan setiap bit sinyal. System fiber optik modern dengan single laser bisa mentransmitkan jutaan bit/second. Atau bisa dikatakan laser transmitter on dan off jutaan kali /second.
    Sebuah kabel fiber optics terbuat dari serat kaca murni, sehingga meski panjangnya berkilo-kilo meter, cahaya masih dapat dipancarkan dari ujung ke ujung lainnya. dengan batas maksimal 40 km untuk fiber dengan jenis single mode, 10 km untuk fiber dengan jenis multimode dan 25 - 30 km untuk jenis fiber multimode graded index.

    Fungsi fiber optik ini sebagai media transmisi untuk sinyal cahaya dari satu lokasi ke lokasi lain. Penggunaan kabel fiber optik sebagai media transmisi dari dari node ke internet. Salah satu manfaat kabel ini adalah kecepatan akses dalam transmisi data. Fiber optik termasuk komponen penting pada jaringan komputer.

    jenis-jenis perangkat lunak fiber Optik

    1. Fusion Splicer
    Fusion splicer atau sering dikenal sebagai alat untuk menyambungkan serat optik ini merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menyambungkan sebuah core serat optik, dimana serat tersebut terbuat / berbasis kaca, dan mengimplementasikan suatu daya listrik yang telah dirubah menjadi sebuah media sinar berbentuk laser.

    2. Stripper Atau Miller

    Sama seperti kabel - kabel yang lain, salah satunya seperti kabel coaxial dan UTP, kabel fiber optic juga memerlukan alat ini. Alat ini berfungsi sebagai media untuk memotong dan mengupas kulit  dan daging kabel.



    3. Cleaver

    Cleaver Tools ini mempunyai fungsi untuk memotong core yang kulit kabel optic-nya sudah dikupas, perlu kalian ketahui juga bahwa pemotongan core ini wajib menggunakan alat khusus ini, karena pada serat kacanya akan terpotong dengan rapih. Jika proses ini berhasil dilakukan dengan baik maka tahapan selanjutnya, kalian bisa teruskan ke tahap Jointing


    4. Optical Power Meter (OPM)

    Alat yang satu ini nmemiliki fungsi untuk mengetahui seberapa kuat daya dari signal cahaya yang sudah masuk, OPM ini juga mempunyai interface FC yang langsung berhubungan dengan pathcore FC. 


    5. Optical Time Domain Reflectometer (RTDR)

    OTDR merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mendeteksi komunitas atau himpunan suatu kabel serat ptik dalam jarak tempuh tertentu, sehingga dengan adanya alat ini diharapkan mampu menghasilkan jarak dari dua sisi yang merupakan ukuran  gangguan yang terjadi. Sehingga untuk melakukan troubleshooting dapat dilakukan dengan baik, karena akan sangat mudah menentukan suatu letak lokasi gangguan yang tengah terjadi.


    6. Light Source

    Pada dasarnya, alat yang satu ini mempunyai fungsi untuk memberikan suatu signal untuk jalur yang akan dilaluinya, misalnya untuk mengukur suatu redaman jalur atu end to end dimana Light Source ini akan berfungsi sebagai media yang memberi signal-n


    7. Optical Fiber Identifier

    Alat yang satu ini memiliki fungsi untuk mengetahui arah signal dengan penunjuk arah dan besar daya yang di laluinya.


    8. Visual Fault Locator

    Alat ini sering disebut juga Laser fiber optic atau senter fiber optic. Fungsinya untuk melakukan pengetesan pada core fiber optic. Laser akan mengikuti serat Optik pada Kabel Fiber Optik dari POP Sampai Ke User (end to end) , bila core tidak bermasalah laser akan sampai pada titik tujuan.










    TUTORIAL MEMBANGUN JARINGAN DI APLIKASI CISCO PACKET TRACER

      TUTORIAL MEEMBANGUN JARINGAN DI APLIKASI CISCO PACKET TRACER   Langkah 1 -Tekan aplikasi packet tracer yang sudah saya lingkar war...